DO NOT MISS
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2015

Samsung Umumkan Tablet 18,4 Inci Galaxy View, Beratnya 2.65kg

Setelah memamerkan tablet berukuran bongsor milikinya pada ajang IFA 2015 yang telah diselenggarakan bulan lalu, kini Samsung telah mengumumkan secara resmi kehadiran tablet berlayar lebar tersebut. Galaxy View merupakan tablet dengan layar terlebar besutan perusahaan asal negeri Ginseng. Tablet ini akan bersaing dengan iPad Pro, dan Surface Pro 4.

Tablet dengan layar lebar memang saat ini belum begitu populer, karena ukurannya yang lebar serta bobotnya yang berat masih diangap tidak praktis. Tablet berlayar lebar semacam Galaxy View atau iPad Pro sendiri memang sejatinya ditujukan untuk produktivitas ataupun tablet untuk keluarga. Nah, era tablet berukuran bongsor sendiri tampaknya sedang dicanangkan oleh beberapa brand besar dunia.
Samsung Galaxy View sendiri hadir dengan layar seluas 18,4 inci berjenis TFT serta memiliki resolusi Full HD 1080p yang mengakibatkan kerapatan piksel per incinya hanya sebatas 123ppi. Menariknya, Samsung Galaxy View memiliki handle khusus atau pegangan untuk menjinjingnya, karena tablet ini memiliki bobot yang cukup berat, yakni seberat 2,65kg serta memiliki dimensi 275,8 x 451,8 x 11.9mm.

Pada sisi bagian bawah terdapat kaki karet yang berguna agar saat berdiri, tablet ini tidak tergelincir serta pada bagian belakanganya juga telah dilengkapi dengan dudukan dua arah. Samsung Galaxy View sendiri dibekali dengan baterai berkapasitas 5.700mAh yang dapat digunakan untuk memutar film selama 8 jam secara terus menerus. Selain itu, Anda juga bakal dimanjakan dengan kehadiran dua speaker stereo 4W yang akan meningkatkan pengalaman ketika memutar video.
Nah, sedangkan untuk sektor dapur pacunya, Samsung Galaxy View ditenagai oleh chipset besutan Samsung sendiri, yakni Exynos 7680 yang memiliki prosesor octa core 1.6GHz dan kapasitas RAM sebesar 2GB. Untuk penyimpanan internalnya, tablet ini menyediakan dua pilihan, yakni 32GB dan 64GB yang keduanya masih bisa diperluas dengan micro SD.
Pada sisi atas layar juga terdapat sebuah kamera yang dapat Anda fungsikan sebagai kamera video call atau hanya sekedar ber-selfie ria. Pada sektor konektivitasnya, tablet ini dilengkapi dengan Bluetooth 4.1, WiFi 802.11, serta varian LTE yang mendukung slot SIM card berukuran nano.
Perusahaan juga menyematkan skin Media UX yang berbasis sistem operasi Android 5.1. Skin ini sendiri memiliki aksen yang sangat kental dengan nuansa pemutaran video. Namun pihak Samsung hingga saat ini belum membeberkan soal harga tablet jumbo ini. Namun ada bocoran harga dari toko Androrama yang mengungkapkan harga tablet tersebut adalah 599 USD atau sekitar 8,2 juta Rupiah.

Source : Berita Teknologi

Nextbook Flexx, Netbook 2 in 1 Berbasis Windows 10 dengan Harga Kurang dari 2 Juta

Meskipun pasar notebook dan netbook tidak seperti pasar smartphone, yang pertumbuhannya sangat cepat, tidak membuat para produsen komputer jinjing tersebut kehilangan semangat, dalam menciptakan produk-produk yang dapat menarik para konsumen.
Sama halnya dengan smartphone, dalam pasar komputer jinjing juga diwarnai dengan beberapa merek baru, yang siap bersaing dengan merek papan atas yang telah melejit terlebih dahulu. Sama halnya dengan salah satu produsen yang bernama E Fun ini.

Dilansir dari Liliputing, Selasa (3/11/2015), E Fun yang sudah terkenal di luar sana sebagai produsen komputer jinjing dengan harga terjangkau, kembali merilis jajaran produk untuk bersaing dengan para kompetitornya. Kali ini E Fun merilis jajaran netbook dengan nama Nextbook Flexx.
Spesifikasi dari Nextbook Flexx ini cukup mumpuni untuk sebuah netbook dengan kegiatan standar sehari-hari, seperti penggunaan prosesor dari Intel Atom Z3735G Bay Trail yang memiliki kecepatan 1,33 GHz. Untuk layarnya sendiri, netbook ini mengusung layar seluas 8,9 inci dengan resolusi 1280×800 yang sudah menggunakan panel IPS. Untuk penyimpanan, terdapat memori internal sebesar 32GB. Sayangnya, RAM pada netbook ini hanyalah 1GB saja.
Yang unik adalah, Nextbook Flexx ini tidak hanya digunakan sebagai netbook, namun juga dapat dijadikan sebagai tablet, dengan melepasnya dari keyboard. Atau istilah kerennya zaman sekarang adalah netbook 2 in 1.
Tablet ini juga dilengkapi dengan kamera 2 megapiksel untuk bagian belakang, serta kamera dengan resolusi VGA pada bagian depan. Untuk konektivitas, Nextbook Flexx dilengkapi dengan WiFi 802.11 b/g/n dan Bluetooth 4.0. Kapasitas netbook 2 in 1 ini bisa dibilang lumayan, karena terdapat baterai berkapasitas 4.900 mAh.
Soal harga, E Fun tidak mematok tinggin untuk Nextbook Flexx, mereka menyebutkan angka kisaran 139 USD untuk dapat membawa pulang netbook sekaligus tablet ini, atau kisaran 1,9 juta Rupiah.
 (ND/Liliputing)

Repost from www.beritateknologi.com

Mito Sematkan Prosesor Intel ke Dalam Perangkat Tablet Terbarunya

Pertumbuhan angka pengguna tablet di Indonesia memang meningkat jika dibandingkan tahun lalu. Hal ini karena banyaknya serbuan perangkat tablet murah nan canggih yang masuk ke pasar Indonesia. Layaknya smartphone, jenis-jenis tablet saat ini sangat beragam, mulai dari merek internasional hingga merek lokal pun tak ingin kalah bersaing. Salah satu vendor lokal yang kembali menghadirkan perangkat tablet adalah Mito.

Kali ini vendor Mito berkolaborasi dengan perusahaan produsen prosesor canggih asal, Intel bekerjasama menghadirkan sebuah perangkat tablet baru yang bertajuk Mito Fantasy T35. Tablet ini digadang-gadang akan memberikan pengalaman yang berbeda saat Anda menggunakannya untuk beraktivitas, karena tablet terjangkau ini telah mengusung prosesor Intel Atom X3 yang diklaim menghadirkan performa yang mengagumkan.
Menurut CEO Mito, Hansen Lie mengatakan bahwa tablet Mito T35 Fantasy akan memiliki keunggulan di berbagai sisi, yakni dari sisi harga, perfoma, dan pengalaman menggunakan tablet yang memuaskan. Masyarakat Indonesia dapat menikmati kecanggihan tablet ini dengan harga yang sangat terjangkau.
Tablet T35 Fantasy sendiri akan mulai diluncurkan awal November ini, tepatnya tanggal 6 November dan akan dijual dengan sistem pre-order. Pemesanan tablet tersebut akan berakhir sampai tanggal 15 November 2015. Sedangkan untuk harganya sendiri, tablet berotak Intel Atom X3 ini akan dipatok seharga Rp699.000 pada masa pre-order, dan harga akan naik menjadi Rp999.000 saat masa pre-order telah berakhir.

Source : http://www.beritateknologi.com

Jumat, 06 November 2015

Ternyata Game PSP Juga Bisa Berjalan di Perangkat Virtual Reality

Perangkat virtual reality atau biasa disebut VR memang sedang ramai diperbincangkan karena perkembangannya yang terus menerus menarik perhatian. Ada beberapa merek yang sudah memperkenalkan produk VR ini, seperti Oculus Gear, bahkan perusahaan besar smartphone Samsung juga memproduksi perangkat VR ini dengan nama Samsung Gear VR.
Untuk dapat mencicipi game pada VR ini kebanyakan adalah game yang terdapat pada perangkat komputer. Namun bagi Anda yang penasaran ingin mencoba game lain, kini game dari perangkat konsol portable Sony, PSP, kabarnya juga dapat dimainkan pada perangkat VR.

Dikutip dari Liliputing, Rabu (21/10/2015), developer 2EyeGuy adalah dibalik semua ini, yang mengembangkan program emulator bernama PPSSPP VR. Nama PPSSPP sendiri sudah dikenal banyak gamer, yang merupakan program emulator untuk menjalankan game PSP di perangkat komputer dan juga di smartphone dengan sistem operasi Android atau iOS.
Dengan memasang PPSSPP VR ini, kita bisa menikmati game PSP dengan tampilan ala VR yang biasa kita lihat. Tidak hanya itu, kualitas grafis dari game PSP tersebut juga dirender karena resolusi yang digunakan pada perangkat VR ini juga tinggi. Serta penambahan stereoscopic 3 dimensi dan head tracking, yang memungkinkan kita untuk mengeksplor lebih pada dunia game tersebut dengan cara menggerakan kepala.
Pada saat diuji, PPSSPP VR ini mencoba menjalankan game Final Fantasy VII: Crisis Core. Ditampilkan pada video percobaan yang diunggah oleh sang developer menunjukan bahwa game tersebut dapat berjalan dengan lancar.
Karena masih dalam tahap pengujian, PPSSPP VR ini belum mampu menjalankan semua game PSP dengan baik. Namun jika dilirik dari sejarah sang developer sendiri yang juga mengembangkan emulator Nintendo GameCube dan Wii, Dolphin VR, maka bisa dipastikan dukungan untuk program PPSSPP VR ini akan terus digarap agar dapat memainkan semua game PSP.

Repost from : http://www.beritateknologi.com

Miitomo Game Mobile Pertama dari Nintendo

Nintendo yang merupakan pemain utama dalam dunia konsol game di masa lalu, terbilang terlambat dalam memasuki dunia mobile, di mana sampai sekarang mereka belum merilis game satupun untuk perangkat mobile baik Android maupun iOS.

Namun kabar baiknya akhirnya mereka telah mengumumkan game pertama mereka yang akan meluncur bulan Maret 2016, yang tertunda dari rencana awal untuk merilis pada akhir tahun 2015 ini. Game ini bukan game seperti Mario Bross atau petualangan tapi jenis game social networking Miimoto (dalam bahasa jepang artinya adalah teman saya) yang dapat dimainkan secara gratis.
Namun infonya Nintendo juga akan merilis 4 game lain di bulan Maret 2017 yang terbilang periode cukup lama untuk menyusul game sebelumnya.
Pemain game Miimoto ini dapat mengkustomisasi avatar mereka yang akan digunakan untuk berinteraksi dengan pemain lainnya, dan akan ada fasilitas untuk membeli add on bagi avatar tersebut.

Repost from : http://www.beritateknologi.com

RAM 12 GB dan GTX 980 Ti Masih Belum Cukup Untuk Memainkan Call of Duty: Black Ops III

Siapa yang tak mengenal game Call of Duty? Ya, sebuah game First Person Shooter alias FPS yang eksistensinya telah lama merasuki gamer PC ini memang selalu dinanti kehadirannya. Activision selaku penerbit game ini berusaha menghadirkan game ini menjadi game tahunan dengan peningkatan grafis setiap tahunnya.

Namun, untuk dapat menikmati peningkatan kualitas grafis yang disuguhkan game ini, memerlukan spesifikasi komputer yang bisa terbilang tidak murah. Seperti yang dilansir dari TechPowerUp, Jumat (6/11/2015), seri terbaru dari game ini yang belum lama rilis, Call of Duty: Black Ops III yang melanjutkan jalan cerita dari sekuel Call of Duty: Black Ops ternyata haus akan penggunaan RAM dan VRAM pada VGA card.
Mereka menguji serial Call of Duty: Black Ops III pada penggunaan layar di resolusi WXGA (2560×1600), disokong dengan prosesor dari Intel Haswell Core i7 yang tidak disebutkan serinya, serta ditambah dengan RAM sebesar 12GB, dan penggunaan VGA card dari Nvidia GTX 980 Ti yang merupakan jajaran kartu grafis tertinggi nomor dua dari Nvidia.

Hasilnya adalah sangat tidak terduga, game ini ternyata masih mengalami stutering alias patah-patah saat dimainkan dengan konfigurasi grafisnya “rata kanan” alias ultra semua. Padahal driver VGA yang mereka gunakan merupakan driver terbaru dari Nvidia Game Ready 385.87 yang sudah mendukung optimalisasi untuk Call of Duty: Black Ops III. Tapi patah-patah pada game ini teratasi dengan menggunakan kartu grafis tertinggi Nvidia, Titan X, yang harganya kisaran 15 juta untuk yang paling murah.
Penggunaan RAM pada resolusi ini pun terbilang sangat ekstrim karena menyentuh 9GB. Namun yang lebih parah adalah, saat diuji menggunakan RAM sebesar 8GB, Call Of Duty: Black Ops III enggan untuk masuk ke menu utama, dan memberikan peringatan error karena jumlah RAM yang tidak memadai untuk menjalankan game ini.


Ternyata hal ini dialami banyak para pengguna yang juga mengalami patah-patah saat berjalan di pengaturan grafis ultra. Tentunya hal ini akan menjadi PR tambahan bagi Treyarch selaku pengembang game ini, karena banyak anggapan bahwa Call of Duty: Black Ops III ini sepertinya memiliki manajemen memori yang buruk. Semoga masalah ini segera diperbaiki ya, sehingga para pengguna kelas mainstream tetap dapat menikmati suguhan grafis yang memukau dari game ini.
(ND/TechPowerUp)

Repost from : http://www.beritateknologi.com

Kamis, 05 November 2015

Tahun Depan, Apple Bakal Kembali ke iPhone 4 Inci Lagi?

Apple memang akhir-akhir ini latah mengikuti para vendor smartphone lainnya dengan menghadirkan smartphone berukuran body yang bongsor. Perusahaan yang didirikan oleh Steve Job ini memulai langkahnya menghadirkan smartphone bongsor pada seri iPhone 6 Plus dengan layar 5,5 inci. Kini perusahaan berlogo buah apel itu dikabarkan akan kembali ke iPhone 4 inci.

Analis dari KGI, Ming-Chi Kuo kembali membeberkan analisisnya yang mengatakan bahwa Apple akan menghadirkan kembali iPhone berukuran 4 inci pada semester pertama 2016. Selain iPhone 4 inci yang akan meluncur awal tahun, Kuo juga mengungkapkan bahwa ada juga iPhone penerus iPhone 6s dan 6s Plus pada bulan September 2016 sesuai siklus peluncuran iPhone.
Ming-Chi sendiri selama ini dikenal sebagai analis yang memprediksikan dengan hasil yang cukup akurat. Setiap informasi atau prediksi terkait iPhone yang ia beberkan selalu menjadi pusat perhatian media atau publik. Tak terkecuali dengan prediksinya mengenai Apple yang akan kembali ke iPhone 4 inci.
Menurut Ming-Chi, iPhone yang akan meluncur awal tahun itu akan menyerupai iPhone 5c, namun tak akan hadir dengan body plastik warna-warni seperti iPhone 5c. Body yang bakal diusung iPhone terbaru tersebut akan tetap mengusung bahan logam seperti kebanyakan iPhone lainnya. Ia juga menyebutkan bahwa iPhone 4 inci tersebut juga mengusung chipset yang sama dengan yang diusung iPhone 6s, yakni chip A9.
Namun iPhone terbaru tersebut tak akan secanggih iPhone 6s, pasalnya Ming-Chi mengatakan bahwa iPhone 4 inci tak akan mengusung fitur 3D Touch seperti iPhone 6s. Ia juga memprediksikan bahwa iPhone tersebut setidaknya bakal dikirimkan oleh Apple 20-30 juta unit sampai akhir tahun 2016 mendatang.
Sedangkan untuk iPhone utama yang bakal diluncurkan September 2016, Ming-Chi mengatakan bahwa tidak ada kejutan besar yang dibawa penerus iPhone 6s dan 6s Plus. Analis mengatakan bahwa iPhone 7 bakal tetap sama mengusung layar 4,7 inci dan 5,5 inci untuk iPhone 7 Plus. Bedanya hanya terletak pada chip A10 yang diusung kedua iPhone tersebut. Ia juga menambahkan bahwa seri iPhone 7 akan memiliki RAM sebesar 2GB dan seri iPhone 7 Plus akan diberikan ekstra RAM 1GB.

Repost from  http://www.beritateknologi.com

Gawat! Google Temukan 11 Celah Keamanan Pada Samsung Galaxy S6 Edge

Memiliki smartphone premium merupakan suatu kebanggan tersendiri karena smartphone tersebut memiliki fitur yang baik dari yang terbaik. Namun apa jadinya jika smartphone flagship yang kita gunakan ternyata memiliki tingkat kemanan yang rendah? Hal inilah yang terhadi terhadap smartphone flagship dari Samsung, yakni Samsung Galaxy S6 Edge.

Para insiyur dari Google telah memperingatkan bahwa Samsung Galaxy S6 Edge memiliki 11 celah keamanan yang cukup serius. Masalah ini karena Samsung memberi kode-kode tambahan, sedangkan sistem operasi Android milik Google sendiri memiliki karakteristik open source yang memungkinkan para vendor mengembangkan sistem operasi tersebut.
Penambahan fitur-fitur oleh para vendor smartphone Android tak selamanya dapat membuat smartphone tersebut menjadi lebih aman dan kaya fitur, seperti contoh pada Galaxy S6 Edge ini yang memiliki masalah pada keamanan karena pihak vendor memberikan kode tambahan. Celah keamanan tersebut dapat disalah gunakan oleh para hacker, seperti untuk mengambil alih email pengguna, mengeksekusi kode di kernel, bahkan dapat menaikkan tingkat privilege sebuah aplikasi.
Pada sebuah tulisan yang dimuat di blog Google Project Zero, kerawanan tersebut diungkapkan oleh salah satu peneliti Google yang bernama Natalie Silvanovich. Ia mengatakan bahwa celah kerawanan tingkat tinggi telah ditemukan dalam perangkat berlayar lengkung tersebut seperti masalah pada wifi, aplikasi klien email Samsung, bahkan ada juga beberapa masalah pada driver dan pemroses parsing gambar.
Google sendiri telah memperingatkan hal tersebut dan Samsung pun segera melakukan tindakan penambalan bug tersebut. Samsung memperbaiki masalah tersebut melalui OTA (Over The Air), namun tidak semua masalah telah teratasi. Masih ada tiga bug yang belum diperbaiki oleh Samsung.
Pihak perusahaan sendiri menyarankan kepada pelanggan yang menggunakan smartphone tersebut agar terus mengecek dan memperbarui software yang digulirkan oleh Samsung melalui OTA, agar semua bug yang ada dapat ditambal. Google sendiri mengapresiasi Samsung karena langsung tanggap dalam memperbaiki masalah tersebut.

TENNA Ungkap Spesifikasi Smartphone Mid-range Oppo A53

Salah satu nama besar vendor smartphone Android asal Tiongkok, Oppo memang belakangan ini gencar akan menghadirkan smartphone terbaru mereka. Tak hanya smartphone kelas high-end saja, Oppo juga gencar menghadirkan smartphone di kelas low-end dan mid-range, salah satunya yakni Oppo A53.

Keberadaan Oppo A53 ini terkuak berkat bocoran informasi dari badan regulasi Tiongkok, TENNA yang membeberkan rincian spesifikasi dari smartphone tersebut. Sebelumnya, TENNA juga telah membeberkan smartphone besutan Oppo untuk kelas entry level, yakni Oppo A33.
Pada bocoran informasi dari TENNA, Oppo A53 bakal mengusung layar seluas 5,5 inci dengan resolusi HD 720p. Untuk sektor dapur pacunya akan ditenagai oleh prosesor berinti delapan dengan kecepatan masing-masing core 1.5GHz. Selain itu, smartphone ini juga dibekali dengan RAM sebesar 2GB serta penyimpanan internal sebesar 16GB yang masih dapat diperluas menggunakan micro SD.
Sektor fotografi di tangani oleh kamera utama berkekuatan 13MP yang telah dilengkapi dengan auto fokus dan LED flash, serta kamera depan berkekuatan 5MP untuk memeuhi kebutuhan selfie maupun video call. Oppo A53 menjalankan sistem operasi Android 5.1 Lollipop secara pra-instal dan telah mendukung jaringan internet generasi keempat 4G LTE.
Hingga saat ini belum ada bocoran informasi, apakah smartphone ini bakal di jual di negara selain Tiongkok. Begitupun dengan harga dan ketersediaan, kita baru bisa mengetahuinya saat pihak Oppo mengumumkan smartphone tersebut secara resmi.
(rez)

Repost from  http://www.beritateknologi.com

UMi Iron Pro, Smartphone dengan 3 Jenis Kemanan, Harganya Cukup 2 Jutaan

Banyaknya merek-merek baru dalam dunia smartphone membuat konsumen bingung untuk menentukan pilihan mereka dalam meminang smartphone. Namun bagi Anda yang membutuhkan fitur keamanan ekstra pada smartphone, mungkin smartphone ini bisa jadi acuan.
Dilansir dari WCCFtech, Kamis (5/11/2015), pemain baru dalam dunia smartphone, UMi Iron Pro, kali ini mencoba menyuguhkan beberapa fitur kemanan di smartphone besutan mereka. Sebelum membahas fitur keamanan pada UMi Iron Pro, ada baiknya kita telusuri spesifikasi dari smartphone ini.

Berbekal dengan spesifikasi yang bisa dibilang biasa saja, UMi Iron Pro ini menggunakan SoC dari MediaTek MT6753 yang memiliki 8 inti pemrosesan, dengan kecepatan 1,3GHz. Untuk RAM nya sendiri bisa dibilang besar karena smartphone ini ditanami dengan RAM sebesar 3GB berjenis LPDDR3. Layarnya pada smartphone ini seluas 5,5 inci dengan mengusung resolusi Full HD.
Dengan kapasitas memori internal sebesar 16GB, smartphone ini masih dapat ditambah dengan menggunakan micro SD hingga 64GB. Beralih ke bagian kamera, UMi Iron Pro dibekali dengan sensor kamera berkekuatan 13 megapiksel dari Sony IMX214, dan kamera depan menggunakan sensor OmniVision OV8850 yang berkekuatan 8 megapiksel. Perlu diketahui bahwa sensor kamera depan ini mirip dengan sensor kamera yang digunakan oleh smartphone Nexus 6.

Soal koneksi, UMi Iron Pro dibekali dengan WiFi 802.11n, Bluetooth 4.0 serta port micro USB untuk mengisi daya atau bertukar file di perangkat komputer. Dan untuk sistem operasinya, smartphone ini menggunakan Android 5.1 Lollipop.
Nah sekarang bicara soal fitur keamanannya, UMi Iron Pro ini dibekali dengan 3 jenis kemanan yang dapat dipakai, sebagai langkah antisipasi melindungi smartphone ini. Antara lain adalah, fitur pemindai sidik jari, pemindai iris mata, serta pengenal suara. Mungkin untuk pemindai sidik jari sudah biasa, namun bagaimana dengan dua fitur keamanan lainnya? Tentu masih beberapa smartphone saja yang menerapkannya.
Soal harga, UMi Iron Pro ini sudah dapat dipesan secara pre-order. Harga yang ditawarkan selama pre-order ini adalah 179 USD atau sekitar 2,5 juta Rupiah. Saya rasa sangat pantas, dan bisa dibilang murah dengan fitur yang diberikan.
(ND/WCCFtech)

Repost from http://www.beritateknologi.com

Minggu, 01 November 2015

Selain Tersedia Untuk PS4 dan Xbox One, Game Fallout 4 Juga Hadir Untuk Platform PC

Para PC gamers kini mendapat kabar bagus, karena Game Fallout 4 yang akan segera rilis bakal tersedia untuk platform PC juga. Game yang bakal tersedia untuk konsol PS4, Xbox One, dan PC itu kabarnya bakal dirilis tanggal 6 November. Kabar tanggal peluncuran game tersebut diungkapkan oleh Bethesda, selaku penerbit game tersebut.
 Menurut laporan dari Trustedreviews, Jumat (30/10/2015), game Fallout 4 ini mengusung tema permainan petualangan post-apocalyptic. Seperti pada video teaser-nya, game ini memiliki kualitas grafis yang sangat baik. Game yang bakal hadir di lintas platform, termasuk PC Windows akan mengoptimalkan kinerja teknologi GPU yang tentunya dapat menampilkan grafis yang mengesankan.
Bagi para gamers yang telah memesan game Fallout 4 untuk konsol Xbox One secara pre-order, akan mendapatkan soft copy digital Fallout 3 secara gratis. Sedangkan untuk para PC gamers yang telah melakukan pre-order game Fallout 4, akan mendapatkan Mister Handy Announcer Pack for DOTA 2.
Game Fallout 4 sendiri sudah siap untuk diluncurkan dan didistribusikan kepada para gamers yang telah memesan, namun masih menunggu jadwal awal rilisnya. Sementara menunggu satu pekan perilisan, Bethesda kini sedang mempersiapkan konten-konten tambahan (downloadable content) yang akan melengkapi game Fallout 4. Konten DLC tersebut bakal menjadi bagian dari game Fallout 4 Season Pass.

Kamis, 15 Oktober 2015

Samsung Luncurkan Smartphone Tizen Kedua yang Bernama Samsung Z3

Samsung pada musim panas lalu telah meluncurkan smartphone pertamanya yang menjalankan sistem operasi Tizen. Sistem operasi Tizen sendiri adalah sistem yang berbasis Linux yang dapat berjalan di berbagai perangkat. Dan kali ini Samsung telah meluncurkan smartphone Tizen keduanya yang bernama Samsung Z3.
samsung-z3
Sebelumnya, Samsung Z1 telah terjual sebanyak satu juta unit yang diluncurkan di India pada musim panas lalu. Kali ini Samsung ingin menjajal peruntungannya lagi dengan meluncurkan Samsung Z3 di India. Z3 sendiri merupakan smartphone kedua dari Samsung yang menjalankan Tizen sebagai sistem operasinya setelah Z1.
OS Tizen sendiri telah digunakan Samsung pada perangkatnya seperti Smart TV, Smartwatch, dan smartphone. OS ini digunakan oleh Samsung untuk mengurangi dominasi OS Android pada perangkat besutannya serta agar lebih leluasa mengendalikan kontrol atas software tersebut, dan mendapatkan keuntungan dari penjualan aplikasi dan game. Namun jumlah aplikasi yang dimiliki OS ini masih terbilang sangat sedikit jika dibandingkan dengan OS Android.
Di luar hal itu, smartphone ini memiliki layar Super AMOLED seluas 5 inci dengan resolusi HD 720p dan kerapatan 294 ppi. Sedangkan untuk dapur pacunya, Samsung Z3 dibekali dengan chipset Speadtrum yang memiliki prosesor quad core 1.3GHz dan dukungan RAM sebesar 1GB. Sedangkan untuk penyimpanan internalnya, Samsung Z3 memiliki ruang sebesar 8GB yang masih dapat diekspansi menggunakan micro SD.
Untuk sektor kamera, Samsung Z3 memiliki kamera utama berkekuatan 8MP dengan dukungan LED flash. Sedangkan untuk kamera depannya, Samsung Z3 mengandalkan kamera beresolusi 5MP. Samsung Z3 juga dibekali dengan baterai dengan kapasitas 2600mAh, namun sayangnya smartphone ini masih mendukung jaringan GSM 3G saja.
Untuk ketersediannya masih sebatas di negara India saja dengan harga di kisaran $130 USD atau sekitar 1,7 juta Rupiah.
(RH)

Source : http://www.beritateknologi.com
 
Copyright © 2014 Alpha Centauri Science Club. Designed by OddThemes