Mungkin ada lebih banyak berlian di dalam perut bumi, tapi para peneliti mengatakan ukurannya kemungkinan sangat kecil.
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa berlian tidak seistimewa
yang dikira sebelumnya. Walaupun begitu, bukan berarti harga berlian
akan menjadi murah.
Dalam jurnal Nature Communications, para peneliti dari Johns Hopkins University mengatakan bahwa pembentukan berlian berada "jauh di dalam perut bumi."
Jangan bayangkan berlian yang besar, karena menurut para peneliti
dibutuhkan mikroskop untuk melihat berlian yang berasal dari perut bumi,
yang ukurannya hanya beberapa mikron saja.
Sebelum penelitian ini, para ilmuwan mengira berlian terbentuk lewat
satu dari dua cara, yaitu melalui oksidasi metana atau melalui reduksi
kimia karbon dioksida dalam cairan yang bergerak, kedua cara itu
membutuhkan keadaan khusus yang jarang terjadi.
Penelitian ini mengemukakan cara pembentukan berlian yang lebih
sederhana yang melibatkan reaksi air asam terhadap bebatuan di dalam
bumi.
"Semakin dicari, berlian semakin banyak ditemukan pada jenis-jenis
batu yang berbeda," kata penulis penelitian tersebut, Dimitri
Sverjensky, seorang ahli geokimia di John Hopkins.
"Saya pikir semua orang setuju kalau pembentukan berlian bisa ditemukan di berbagai macam lingkungan."
Jadi walaupun penelitian tersebut tidak akan menghasilkan berlian
yang berlimpah, tapi memungkinkan terciptanya pemahaman lebih dalam
tentang gerakan cairan di dalam perut bumi. Hal ini akan memungkinkan
kita lebih memahami peran siklus karbon dalam kehidupan.
“Cairan adalah penghubung utama antara permukaan dan perut bumi,” kata Sverjensky. “Itu sebabnya sangat penting memahaminya.”
Repost from http://www.voaindonesia.com
Jumat, 06 November 2015
Berlian Mungkin Ditemukan pada Lebih Banyak Jenis Batuan
Posted by Alpha Centauri Science Club on 7:00:00 PM in Iptek | Comments : 0
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Posting Komentar